FORM TANYA DAN PESAN BUKU

Name:
Address
No. Handphone
Email Address:
BUKU YANG MAU DIPESAN / DITANYAKAN

create form

Rabu, 21 Mei 2008

KOLEKSI KOMIK



Some of my collection


SORRY IT's NOT FOR SALE :)

for this moment

KOLEKSI KOMIK DALAM BAHASA INDONESIA
KOMIK EROPA / KOMIK INDONESIA / KOMIK JEPANG
TAHUN 1960 - 1990-AN


++ KOMIK EROPA ++


1. TARZAN - EDGAR RICE BURROUGHS
ILLUSTRASI :HADRIAN
PENERBIT : TB MARANATHA

* TARZAN & KURDU KHAN



* BADAK EMAS (THE GOLDEN RHINOS)



* DI NEGRI ORANG BUNDAR (THE ONONOES)


* PARIT INTAN (THE DIAMOND OF PROMISE)



* TARZAN VS BATMAN


TARZAN VS CYCLOPS




* MATINYA KALA




* KABIN LORD GREY STOKE



* RAJA RIMBA


* KOTA EMAS


TARZAN - RAJA RIMBA (FULL COLOR)
TH 1979
KONTRA BANDIT-BANDIT KOTA
EDGAR RICE BURROUGHS
KOMIK SPECIAL CYPRESS





2. ARAD DAN MAYA
ILLUSTRASI : JAN STEEMAN
CERITA : LO HARTOG VAN BANDA
PENERBIT : OBERON BV / GRAMEDIA

* 1. BERTUALANG KE BUMI





* 2. BERLIBUR KE PLANET TENANG





* 3. TEKA TEKI PLANET PELANGI




* 6. PETUALANGAN KE PLANET HIJAU



3. ILLUSTRASI : HERGE
PENERBIT : INDIRA

* KELUCUAN KWIK DAN FLUPKE NO. 2



* YO, SUSI DAN YOKO

SURAT WASIAT TN POMPA




LEMBAH KOBRA



LETUSAN KARAMAKO



MENUJU NEW YORK




POPOL DAN PIPIT


SUKU LAPINOS





TINTIN

KOMIK BESAR :

HARTA KARUN RACHKAM MERAH

NEGERI EMAS HITAM



TINTIN DI TIBET



TINTIN DI AMERIKA



TINTIN Dan PICAROS


TINTIN JERUK BIRU






EDISI BARU (KECIL-GRAMEDIA)


TINTIN DI SOVYET

TINTIN KUPING BELAH

CERUTU SANG FARAOH

TONGKAT RAJA OTTOKAR

TINTIN DI KONGO

LOTUS BIRU




TINTIN DI AMERIKA


4. ILLUSTRASI : PEYO
PENERBIT : AYA MEDIA

JOHAN DAN PIRLOUT

3. CINCIN KELUARGA MEREBENGER





4. PEREBUTAN ISTANA 7 SUMBER





5. SIHIR BOZERIK


8. PANAH HITAM





12. MAHLUK KERDIL HUTAN KARANG





STEVEN STERK

1. TAXI - TAXI MERAH





2. NYONYA ADOLPHINE





3. 12 PEKERJAAN STEVEN STERK




4. PAMAN DONNES




6. LADY ADEL FINE




7. BONEKA VOODOO






SMURF


1. KISAH SMURF HITAM




2. SMURFUHRER






3. SMURFIN





4. TELUR DAN SMURF





5. SMURF DAN KRWAKARWA





6. PENJELALAJAHAN ASTROSMURF





7. LABORATORIUM SMURF





8. SEMUA HARUS DI SMURF





9. KEPALA SMURF DAN SMURF KERAS KEPALA





10. SOP SMURF






11. OLIMPIADE SMURF





15. PUTRI KATAK SMURF



16. ANAK NAGA SMURF



** TELE SMURF

1. SUPERSMURF






5. ALBUM BOBO PAK JANGGUT


2. PUTRI YANG MANJA



5. TABIB PALSU




8. MONSTER DANAU KABUT


6. DENI MANUSIA IKAN

NO.1


NO.2


NO.3


NO.4

NO.6


NO.7


NO.8


NO.9


NO.10


NO.11



NO.12



NO.14



7. SERI JANGGUT MERAH

ILLUSTRASI : VICTOR HUBINON
CERITA : JEAN-MICHEL CHARLIER

PENERBIT : INDIRA


1. HANTU LAUT KARIBIA




2. RAJA TUJUH LAUTAN

3. MALAPETAKA DI BASTILLE

4. PENANTANG RAJA

5. PEMBERONTAKAN DI SAMUDRA

6. KAPAL HANTU

7. PULAU MATI



8. PERANGKAP SPANYOL

9. AKHIR SI ELANG

10. HIDUP ATAU MATI



11. HARTA KARUN SI JAGGUT MERAH

12. MISI RAHASI BURUNG ELANG

13. PERTOLONGAN SI JANGGUT MERAH



14. PEROMPAK TANPA MUKA
15. RAJA BANGSA MOOR
16. TAWANAN BANGSA MOOR
17. KAPAL NERAKA
8. ROEL DIJKSTRA
1. KONTRAK PALSU


2. SANG BINTANG DARI BENUA HITAM



3. MENGHALAU SERBUAN BOM



9. YAKARI
1. YAKARI


2. YAKARI DAN NANABoOZO



3. YAKARI DAN BERANG2



10. 3 CEWEK BADUNG


1. MUDA MUDI TRENDI


2. TAHU RASA


3. KENCAN KILAT



4. LIBURAN PANJANG

5. FOTO MODEL


6. ASTAGA

7. SOK TAHU

8. SI DOI




11. NINA *

01.Paula sbg dewi pahullah




02.Istana kelelawar




03.Hany dan hantu gunung




04.Anya petaka disebuah desa



05.Wena si penyihir



06.Mariska gadis super dari angkasa luar

07.Anita dan alat pemintal tua

08.Teka teki sebuah boneka



09.Rahasia tongkat kerajaan

10.Elvira Misteri Kuda Putih



11.Marta gadis angsa


12.Sonya

13.Monika rahasia paman robert

14.Epona penunggu lembah kuda putih

15.Monika misteri pondok bendi

16.Linda teka teki seorang cucu



17.Mimi kisah seorang putri

18.Marta gadis hutan rawa


19.Ana sahabat sejati



20.Melissa misteri sebuah topeng

21.Harry si nOMOr 1


22.Monika rahasia pencurian benda seni


23.Brigitte diatas pentas



24.Peggy dan Jeroen


25.Mimi bintang sirkus

26.Peggy dan Jeroen hanya kau seorang



27.Ivonna terjebak

28.Marini kutukan air biru



29.Anya sebatang kara

30.Dalam cengkraman sebuah bros

31.Apung dan aku


32.Marsela anak sirkus

33.Lusi tanpa teman


34.Sonya dan pelatih misterius



35.Marta dan kucing hutan

36.Tineke irama nan mempesona

37.Olimpia anak Papa

38.Bunga-bunga tulip



39.Tineke perebutan piala pewaris

40.Myra penyanyi misterius


41.Kimmy ratu tanpa mahkota

42.Wanda Wendi dimana kau


43.Burung-burung gagak

44.Lusi kembang hutan


45.Kirsten sisirlah rambut pirangmu


46.Claudia dan marcella ayo menari bersamaku

47.Segalanya demi taufan


48.Si kembar dari puri

49.Peggy dan jeroen

50.Gadis yang kubenci



51.Holle bolle bella

52.Pengawal dewa thor


53.Angelika bayang bayang bintang

54.Gelang jimat berbandul



55.Petualangan Ella


56.
Eva dimanakah keluargaku



57.Dililit jaring laba-laba Tamara



58.Monika uang tebusan untuk pangeran



59.Gadis tengah malam


60.Paula pembual besar


61.Teka teki gitar tua


62.Monika pencuri sirkus

63.Lady seorang bintang



64.Toromi burung pembawa petir




65.Melani korban harta warisan



66.Si burung elang merah



67.Lusi bayangan penjaga puri

68.Misteri boneka Petra


69.Dendam sang angsa

70.Srigala di malam buta



71.Marlin penari misterius

72.Irma mengapa aku diusir

73.Meta pencurian tak terduga


74.Si bunga putih


75.Tina nenek yang malang



76.Mimi si mata jahat
77.Dihantui bayangan
78.Itik si buruk rupa
79.Duska dan Don
80.Belinda si kutu buku
81.Anak angsa kelima

82.Agnes tak akan berdusta lagi



83.Teka teki sebuah lukisan
84.Anya dendam seorg profesor


85.Wajah dalam cermin



86.Monika misteri singa sirkus


87.Debbie kepik yang membuat heboh




88.Sahabatku Agaat


89.Tina mode topeng



90.Ami dirumah kelam

91.Anita ratu malam


92.Nola desa yg sepi dan menjemukan


93.Maria gadis tak dikenal




94.Vina aku dan dia

95.Nanet bintang tenis meja




96.Peggy jatuh cinta



97.Rosa tdk putus asa

98.Daun-daun berguguran

99.Lotta ancaman di asrama
100.Tina cermin waktu
101.Fransin wisata rahasia
102.Marika penunggu rumah martin

103.Veronika dia yg diabaikan


104.Carolin misteri karang hantu



105.Chrissi menguak tabir rahasia


106.Elisa tarian di sinar rembulan

107.Sonya dalam bayangan ketakutan



108.Misteri angsa oldemor

109.Klub selam baracuda

110.Misteri rambut palsu


111 Minggu yg menegangkan




112.Rahasia maut
113.Lagi-lagi si anabel
114.Dalam cengkraman lemingga
115.Siasat pia dan ferdinand
116.Misteri rumah tua
117.Layang-layang untuk Mischa
118.Leoni gadis yang tertinggal
119.Emas untuk Miranda
120.Lagu si Bob
121.Stefani yag berhati batu
122.Si licik berambut hitam
123.Pengalaman Hanna
124.Lusi kebakaran di riviera
125.Tina putri duyung

126.Monika penjinak singa



127.Isyarat dari masa lampau

128.Marta dan dogi

129.Tania kesetiaan sahabat


130.Margot legenda kuda putih



131.Anne tanne si gadis penyihir

132.Debbi orang-orang aneh



133.Eva gadis yang hilang

134.Tipu daya si kembar



135.Teman buat linda

136.Tina air mata buaya


137.Katya si pemberang



138.Aida paksaan untuk menari


139.Viola mimpi buruk



140.Dubidus kericuhan di mallorca



141.Natalia ayahku tak bersalah



142.Tina petualangan si delphi

143.Maura kutukan bedera tua

144.Rosa rahasia lumba-lumba putih

145.Diana Salah sangka

146.Tina bintang layar putih



147.Micky kau harus memilih



148.Utusan dr planet ziryus



149.Tina gadis gadis cuek
150.Felix si anak rubah


151.Vera misteri kapal tua



152.Semua ada imbalannya



153.Kawan dan lawan
154.Lumba2 jenaka


155.Winni si gadis badung



156.Tina dan debbi awal peuh kesukaran

157.Paula menyelamatkan surat warisan



158.Sandra dimanakah ibuku



159.Terdampar di sebuah pulau



160.Pembantu rahasia Priska



161.Tina dan debbi ular berbisa




12. ASTERIX

MAWAR DAN PEDANG BERMATA 2



NEGERI DEWA-DEWA





ASTERIX DI BELGIA






ASTERIX DAN SABIT EMAS





HADIAH DARI CAESAR

14. KOMANDO


01. KONVOI



02. DOKUMEN RAHASIA



04. SERIGALA HITAM



05. PENCULIKAN



06. PESTA BUNGA API BALKAN


15. TRIGAN

04. SENJATA RAHASIA

09. MENCARI KOTA DORANA

17. LORIS LIAR

20. PLANET KAUM BUANGAN

21. MAHLIGAI MAUT

22. ANCAMAN MAUT DARI ANGKASA

23. DUEL DENGAN CATO


16. TANGUY AND LAVERDURE


PENYABOTAN KE ISRAEL



MISI KE KUTUB UTARA



DEMI KEHORMATAN

PEMBAJAKAN DC 8

KEMELUT DI SAHARA




BAHAYA DI MURUROA

TUJUAN PASIFIK



PERTEMPURAN DI PADANG PASIR



NERAKA DI KUTUB UTARA



PENDIDIKAN PARA ELANG


17. YALEK

01. MISTERI ISTANA PULAU KARANG



2. DENDAM KESUMAT SI MATA API



3. WILAYAH KEKUASAAN SETAN




04. PUKULAN MAUT UNTUK MINERVA



05. DAERAH TERLARANG



06. MUSUH DALAM SELIMUT







KOMIK EROPA SADURAN

THE SIX MILLION DOLLAR MAN
PULAU NERAKA
KIKY GANIARTA UP SASTRA KUMALA TH 1979


17. SOPHIE
MISURIND
KOTAK KETOK OTOMATIS





++KOMIK INDONESIA++


RA KOSASIH


R.A. Kosasih adalah bapak komik Indonesia. Melalui tangannya lahir karya-karya wayang paling terkenal yang pernah diterbitkan di negeri ini. Mahabharata dan Ramayana adalah beberapa diantaranya. Beliau pula yang menjadi perintis jalan bagi berkembangnya industri komik di tanah air, menjadi inspirator bagi banyak komikus dari generasi ke generasi. Galeri berikut sekedar menampilkan sedikit dari keseluruhan karya yang ada.



RAMAYANA




BHARATAYUDHA



CANDRA BIRAWA A+B



DAMAR WULAN

RAJA TANPA MAHKOTA




GANES TH

TJISADANE



TUAN TANAH KEDAUNG



HASMI








MEREBUT KOTA PERJUANGAN

GUNDALA

BENTROK JAGO-JAGO DUNIA




TEGUH SANTOSA

CALONG ARANG



ISTANA DARAH

ANYER PANARUKAN


SERI MAHABHARATA

05. PERSEMAIAN MALAPETAKA



06. GEJOLAK REMAJA HASTINA



08. BALAI MALAPETAKA

HAR

IGOR - MAYAT SOMORA NO.3
UP SASTRA KUMALA TH 1978



KAZAR - PAHLAWAN RIMBA PURBA
ANEKA RIA ANAK TH 1979

JAN MINTARAGA

SERI RAMAYANA
MISURIND

02. CUPU MANIK ASTAGINA

04. MAHESA JATHASURA



06. SUGRIWA RAJA KISKENDA




08. RAMAWIJAYA



09. RAMA BUANG


INDRA BAYU



KAPTEN HALILINTAR
GHORGON


MAN

SETAN LIAR


ANTON

ZARKO


EMA WARDHANA

TANGAN SETAN

PRAHARA DI MALANG SELATAN

GARUDA PERKASA DARI MATARAM




(tar diupdate lage ... cape dee :P)

Tidak ada komentar:

Koleksi Komik

Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Biasanya, komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Komik dapat diterbitkan dalam berbagai bentuk, mulai dari strip dalam koran, dimuat dalam majalah, hingga berbentuk buku tersendiri.

Daftar isi


Terminologi

Di tahun 1996, Will Eisner menerbitkan buku Graphic Storytelling, dimana ia mendefinisikan komik sebagai "tatanan gambar dan balon kata yang berurutan, dalam sebuah buku komik." Sebelumnya, di tahun 1986, dalam buku Comics and Sequential Art, Eisner mendefinisikan eknis dan struktur komik sebagai sequential art, "susunan gambar dan kata-kata untuk menceritakan sesuatu atau mendramatisasi suatu ide".

Dalam buku Understanding Comics (1993) Scott McCloud mendefinisikan seni sequential dan komik sebagai "juxtaposed pictorial and other images in deliberate sequence, intended to convey information and/or to produce an aesthetic response in the viewer".

Para ahli masih belum sependapat mengenai definisi komik. sebagian diantaranya berpendapat bahwa bentuk cetaknya perlu ditekankan, yang lain lebih mementingkan kesinambungan image dan teks, dan sebagian lain lebih menekankan sifat kesinambungannya (sequential). Definisi komik sendiri sangat supel karena itu berkembanglah berbagai istilah baru seperti:

  • Picture stories – Rodolphe Topffer (1845)
  • Pictorial narratives – Frans Masereel and Lynd Ward (1930s)
  • Picture novella – dengan nama samaran Drake Waller (1950s).
  • Illustories – Charles Biro (1950s)
  • Picto-fiction – Bill Gaine (1950s)
  • Sequential art(graphic novel) – Will Eisner (1978)
  • Nouvelle manga – Frederic Boilet (2001)

Untuk lingkup nusantara, terdapat sebutan tersendiri untuk komik seperti diungkapkan oleh pengamat budaya Arswendo Atmowiloto (1986) yaitu cerita bergambar atau disingkat menjadi cergam yang dicetuskan oleh seorang komikus Medan bernama Zam Nuldyn sekitar tahun 1970. Sementara itu Dr. Seno Gumira Ajidarma (2002), jurnalis dan pengamat komik, mengemukakan bahwa komikus Teguh Santosa dalam komik Mat Romeo (1971) mengiklankannya dengan kata-kata "disadjikan setjara filmis dan kolosal" yang sangat relevan dengan novel bergambar.

Istilah cerita bergambar

Akronim cerita bergambar, menurut Marcell Boneff mengikuti istilah cerpen (cerita pendek) yang sudah lebih dulu digunakan, dan konotasinya menjadi lebih bagus, meski terlepas dari masalah tepat tidaknya dari segi kebahasaan atau etimologis kata-nya.

Tetapi menilik kembali pada kelahiran komik, maka adanya teks dan gambar secara bersamaan dinilai oleh Francis Laccasin (1971) sebagai sarana pengungkapan yang benar-benar orisinal. Kehadiran teks bukan lagi suatu keharusan karena ada unsur motion yang bisa dipertimbangkan sebagai jati diri komik lainnya.

Karena itu di dalam istilah komik klasik indonesia, cerita bergambar, tak lagi harus bergantung kepada cerita tertulis. Hal ini disebut Eisner sebagai graphic narration (terutama di dalam film & komik).

Posisi komik di dalam seni rupa

Komik menurut Laccasin (1971) dan koleganya dinobatkan sebagai seni ke-sembilan. Walaupun sesungguhnya ini hanya sebuah simbolisasi penerimaan komik ke dalam ruang wacana senirupa. Bukanlah hal yang dianggap penting siapa atau apa saja seni yang kesatu sampai kedelapan.

Menurut sejarahnya sekitar tahun 1920-an, Ricciotto Canudo pendiri Club DES Amis du Septième Art, salah satu klub sinema Paris yang awal, seorang teoritikus film dan penyair dari Italia inilah yang mengutarakan urutan 7 kesenian di salah satu penerbitan klub tersebut tahun 1923-an. Kemudian pada tahun 1964 Claude Beylie menambahkan televisi sebagai yang kedelapan, dan komik berada tepat dibawahnya, seni kesembilan.

Thierry Groensteen, teoritikus dan pengamat komik Perancis yang menerbitkan buku kajian komiknya pada tahun 1999 berjudul "Système de la bande dessinée (Formes sémiotiques)" yang akan terbit tahun 2007 menjadi "The System of Comics". Ia berbicara definisi seni kesembilan dalam pengantar edisi pertama majalah "9e Art" di Perancis. Menurutnya, yang pertama kali memperkenalkan istilah itu adalah Claude Beylie. Dia menulis judul artikel, "La bande dessinee est-elle un art?", dan seni kesembilan itu disebut pada seri kedua dari lima artikel di majalah "Lettres et Medecins", yang terbit sepanjang Januari sampai September 1964.

Baru kemudian pada tahun 1971, F. Laccasin mencantumkan komik sebagai seni kesembilan di majalah "Pour un neuvieme art", sebagaimana yang dikutip oleh Marcel Boneff pada 1972 di dalam Komik Indonesia .

Aliran yang dikenal

Komik Amerika

Komik Asia

Komik Eropa

Komik Indonesia

Sejarah Komik Indonesia

Generasi 1930an

Merujuk kepada Boneff maka komik Indonesia pada awal kelahirannya dapat di bagi menjadi dua kategori besar, yaitu komik strip dan buku komik. Kehadiran komik-komik di Indonesia pada tahun 1930an dapat ditemukan pada media Belanda seperti De Java Bode dan D’orient dimana terdapat komik-komik seperti Flippie Flink and Flash Gordon. Put On,seorang peranakan Tionghoa adalah karakter komik Indonesia yang pertama-tama merupakan karya Kho Wan Gie yang terbit rutin di surat kabar Sin Po. Put On menginspirasi banyak komik strip lainnya sejak tahun 30an sampai 60-an seperti pada Majalah Star(1939-1942) yang kemudian bertukar menjadi Star Weekly. Sementara itu di Solo, Nasroen A.S. membuahkan karya komik stripnya yang berjudul Mentjcari Poetri Hidjaoe melalui mingguan Ratu Timur. Di awal tahun 1950-an, salah satu pionir komik bernama Abdulsalam menerbitkan komik strip heroiknya di harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta, salah satunya berjudul “Kisah Pendudukan Jogja”, bercerita tentang agresi militer Belanda ke atas kota Yogyakarta. Komik ini kemudian dibukukan oleh harian “Pikiran Rakyat” dari Bandung. Sebagian pengamat komik berpendapat bahwa inilah buku komik pertama-tama oleh artis komik Indonesia.

Generasi 1940-50an

Sekitar akhir tahun 1940an, banyak komik-komik dari Amerika yang disisipkan sebagai suplemen mingguan suratkabar. Diantaranya adalah komik seperti Tarzan, Rip Kirby, Phantom and Johnny Hazard. Kemudian penerbit seperti Gapura dan Keng po dari Jakarta, dan Perfects dari Malang, mengumpulkannya menjadi sebuah buku komik. Ditengah-tengah membanjirnya komik-komik asing, hadir Siaw Tik Kwei, salahs seorang komikus terdepan, yang memiliki teknik dan ketrampilan tinggi dalam menggambar mendapatkan kesempatan untuk menampilkan komik adapatasinya dari legenda pahlawan Tiongkok ‘Sie Djin Koei’. Komik ini berhasil melampaui popularitas Tarzan di kalangan pembaca lokal. Popularitas tokoh-tokoh komik asing mendorong upaya mentransformasikan beberapa karakter pahlawan super itu ke dalam selera lokal. R.A. Kosasih, yang kemudian dikenal sebagai Bapak Komik Indonesia, memulai karirnya dengan mengimitasi Wonder Woman menjadi pahlawan wanita bernama Sri Asih. Terdapat banyak lagi karakter pahlawan super yang diciptakan oleh komikus lainnya,diantaranya adalah Siti Gahara, Puteri Bintang, Garuda Putih and Kapten Comet, yang mendapatkan inspirasi dari Superman dan petualangan Flash Gordon.

Generasi 1960-70an

Adapatasi dari komik asing dalam komik Indonesia mendapatkan tentangan dan kritikan dari kalangan pendidik dan pengkritik budaya. Karena itu penerbit seperti Melodi dari Bandung dan Keng Po dari Jakarta mencari orientasi baru dengan melihat kembali kepada khazanah kebudayaan nasional. Sebagai hasil pencarian itu maka cerita-cerita yang diambil dari wayang Sunda dan Jawa menjadi tema-tema prioritas dalam penerbitan komik selanjutnya. R.A. Kosasih adalah salah seorang komikus yang terkenal keberhasilannya membawa epik Mahabharata dari wayang ke dalam media buku komik. Sementara itu dari Sumatra, terutamanya di kota Medan, terdapat pionir-pionir komikus berketrampilan tinggi seperto Taguan Hardjo, Djas, dan Zam Nuldyn, yang menyumbangkan estetika dan nilai filosofi ke dalam seni komik. Di bawah penerbitan Casso and Harris, artis-artis komik ini mengeksplorasi cerita rakyat Sumatra yang kemudian menjadi tema komik yang sangat digemari dari tahun 1960an hingga 1970an.

Banyak dipengaruhi komik-komik dengan gaya Amerika, Eropa, dan Tiongkok. Sebagian besar memanfaatkan majalah dan koran sebagai medianya, meskipun beberapa karya seperti Majapahit oleh R.A. Kosasih juga mendapatkan kesempatan untuk tampil dalam bentuk buku.

Tema yang banyak muncul adalah pewayangan, superhero, dan humor-kritik.

Generasi 1990-2000an

Ditandai oleh dimulainya kebebasan informasi lewat internet dan kemerdekaan penerbitan, komikus mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi gayanya masing-masing dengan mengacu kepada banyak karya luar negeri yang lebih mudah diakses. Selain itu, beberapa judul komik yang sebelumnya mengalami kesulitan untuk menembus pasar dalam negeri, juga mendapat tempat dengan maraknya penerbit komik bajakan.

Selain itu beberapa penerbit besar mulai aktif memberikan kesempatan kepada komikus muda untuk mengubah image komik Indonesia yang selama ini terkesan terlalu serius menjadi lebih segar dan muda.

Ada dua aliran utama yang mendominasi komik modern Indonesia, yaitu Amerika (lebih dikenal dengan comics) dan Jepang (dengan stereotype manga).


Aliran Amerika

Komikus yang memilih style ini kebanyakan memang mereferensikan karya mereka pada komikus-komikus Amerika. Sebagian dari mereka bahkan ada yang bekerja untuk produksi komik Amerika. Beberapa komikus yang bisa dikatakan beraliran gaya Amerika antara lain

Catatan: List ini mempertimbangkan konsistensi minimal sampai 2007

Aliran Jepang

Komikus yang menggunakan aliran ini sangat diuntungkan dengan berkembangnya komunitas di Internet. Beberapa situs seperti julliedillon.net, howtodrawmanga.com, dan mangauniversity memuat banyak informasi pembuatan manga. Hal ini juga membuat ciri utama komikus Indonesia dengan aliran gambar Jepang, yaitu kebanyakan nama pengarangnya disamarkan dengan nickname masing-masing di dunia maya. Kemungkinan hal inilah yang menyebabkan sulitnya mengetahui jumlah tepatnya komikus lokal. Beberapa pengarang komik yang aktif mengeluarkan karya dengan gaya ini adalah:


Catatan: List ini mempertimbangkan konsistensi minimal sampai 2007


Beberapa Studio Komik juga pernah membuat karya-karya yang berciri aliran Jepang, antara lain

Catatan: List ini mempertimbangkan konsistensi minimal sampai 2007


Komik Independen

Diawali dengan semangat untuk melawan hegemoni komik-komik dari luar Indonesia, muncullah komik-komik independen (lokal). Mencoba tampil berbeda, membuat gaya gambar lebih variatif dan eksperimental. Banyak komikus-komikus indie (independen) mengandalkan mesin fotokopi untuk penggandaan karya-karya mereka. Sistem distribusi paling banyak dilakukan di pameran komik, baik dengan jalan jual-beli atau barter antarkomikus. Tak jarang ada komikus yang menghalalkan karyanya untuk diperbanyak dan disebarluaskan, dengan motto 'copyleft' (lawan dari copyright atau hak cipta). Tentunya tidak untuk tujuan komersil.

Beberapa studio komik Independen antara lain: